JAKARTA – Dokter Tifa memberikan klarifikasi tegas terkait spekulasi yang menyebut dirinya menarik diri dari perdebatan mengenai keaslian ijazah Presiden Joko Widodo karena mengikuti langkah Rismon Sianipar. Melalui pemberitaan Suara Merdeka, ia menyatakan bahwa ketidakhadirannya di ruang publik belakangan ini bukan karena menyerah atau meminta pengampunan, melainkan demi fokus beribadah di akhir bulan Ramadhan serta menyelesaikan studi doktoralnya.
Berdasarkan laporan tersebut, Dokter Tifa membantah rumor yang mengeklaim dirinya telah pergi ke Solo untuk menemui Jokowi. Ia menegaskan bahwa saat ini posisinya masih berada di Jakarta Selatan untuk mengurus riset S3 di kampus Salemba. Ia juga memastikan tetap berkomitmen bersama Roy Suryo dalam upaya mengungkap kebenaran yang selama ini mereka perjuangkan.
Dalam keterangannya, Dokter Tifa menyayangkan keputusan Rismon Sianipar yang menempuh jalur Restorative Justice. Ia menjelaskan bahwa keputusannya untuk menepi sejenak dari undangan media dan debat publik bertujuan agar bisa melihat persoalan secara lebih utuh dengan pikiran yang jernih. Meskipun sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan rekan sejawatnya, ia menegaskan bahwa langkah ini hanyalah jeda sementara untuk menenangkan hati di hari-hari terakhir Ramadhan.

