
Sebagai samurai asing pertama sepanjang sejarah Jepang, Yasuke terlibat dalam berbagai pertempuran penting mendampingi daimyo Oda Nobunaga. Yasuke tiba di Kyoto tahun 1579 bersama Alessandro Valignano, seorang Pastor Yesuit asal Italia. Dalam ritual seppuku setelah dijebak oleh seorang jendral pengkhianat bernama Akechi Mitsuhide, Oda Nobunaga minta dipenggal oleh Yasuke setelah merobek perutnya sendiri.
Peran Yasuke muncul dalam catatan sejarah pertempuran Samurai hingga 1582, namun tidak banyak diketahui kehidupan Yasuke sebelum memasuki Jepang. Tidak ada yang tahu nama aslinya, tidak ada yang tahu dari mana berasal. Ada yang mengatakan dia berasal dari Mozambik, Ethiopia atau Nigeria. Ada yang mengatakan hubungannya dengan sang Pastor Yesuit sebagai pengawal, atau budak.
“Tapi jika demikian bagaimana dia bisa tiba-tiba diangkat menjadi samurai tangan kanan Daimyo Oda Nobunaga?,” kata Natalia Doan, seorang sejarawan Oxford.
Pada tahun 1581 daimyo Oda Nobunaga mempekerjakan ribuan samurai, dan Yasuke bukan saja prajurit asing pertama tapi juga berada di lingkaran elit kecil pengawal pribadi Obunaga.
Menurut Thomas Lockley, salah satu penulis buku “African Samurai: The True Story of Yasuke, a Legendary Black Warrior in Feudal Japan”, saat itu sudah ada beberapa ratus orang Afrika tinggal di Jepang bekerja sebagai sebagai penerjemah, tentara, penghibur. Oleh sebab itu keberadaan Yasuke sebagai satu-satunya samurai berkulit hitam pengawal Nobunaga tidak terlalu mencolok perhatian.
“Lagi pula Oda Nobunaga sangat disegani, tidak banyak orang berani menentang keputusannya,” ujar Lockley.
Daimyo adalah tuan tanah dari golongan samurai, sedangkan shogun merupakan prospek jabatan tertinggi bagi seorang daimyo. Secara de jure shogun berada setingkat di bawah Kaisar Jepang, tapi de facto merupakan penguasa tertinggi seluruh Jepang.
Oda Nobunaga adalah salah satu dari tiga daimyo terkemuka yang dikenal sebagai Tiga Serangkai Pemersatu Jepang. Jepang di era antara tahun 467 hingga 1600 diwarnai berbagai pertempuran samurai antar daimyo demi berebut gelar shogun dalam pemerintahan militer.
Oda Nobunaga (1534 -1582) adalah daimyo dari Owari, sebuah propinsi pesisir Jepang bagian tengah. Pada tahun 1543 Portugis masuk ke Jepang, saat itu Nobunaga termasuk salah satu samurai yang tertarik pada teknologi Barat.
Oda Nobunaga berulang kali bentrok dengan biara Buddha dan para prajurit-biksu. Kelompok Buddha ini memiliki kekuatan politik besar. Selain itu, Nobunaga juga bertarung dengan para daimyo terkenal lainnya seperti Uesugi Kenshin dari Echigo dan Takeda Shingen dari Kai. Nobunaga memenangkan pertempuran besar di Nagashino tahun 1575 dengan menggunakan senjata Barat berupa senapan. Dia tundukkan putra Takeda Shingen, Katsuyori, dan menghancurkan klan Takeda, membuka jalan bagi Nobunaga untuk mengambil alih wilayah.
Pada puncaknya Nobunaga berhasil menduduki ibu kota kekaisaran Kyoto, tetapi kemudian dikhianati oleh salah satu jenderalnya yaitu Akechi Mitsuhide.
[sourcelink link=”https://www.smithsonianmag.com/history/who-was-yasuke-japans-first-black-samurai-180981416/”]
